Skip to main content

Feelings awry !

 Kala hati terlalu lelah, lelah untuk bersabar, lelah untuk menahan, lelah untuk mengalah, lelah untuk tertindas, lelah untuk bermain. Kala hati mulai tak kuat, kala hati mulai lemah, mulai tak bersinar terang bagi orang-orang disekitar. bukanlah tanpa sebab, pasti punya sebab, Tak semua orang tahu sebabnya, Hanyalah sang pemilik dan pencipta yang tahu sebabnya. Tetapi apabila isi hati meluap, sudah tak tertampung lagi, dengan maksud, butuh diceritakan butuh diluapkan, maka luapkanlah.

Karena tak ada hati yang mampu menahan segala persoalan yang dihadapi tanpa dicurahkan kepada yang lain. Hati mana yang mampu menampung semua ? Bukan tentang kesalahan, bukan juga kekecewaan. Melainkan hanya hal sepele yang membuat hati tak nyaman. Bila hati tak merasakan kenyamanan, maka bukan hanya hati yang akan bertindak menjauh. Bisa jadi akal pikiran dan Logika pun ikut menjauh. Karena untuk beberapa hal Hati, Pikiran, dan Logika adalah satu.

Kejujuranku ku tuangkan disini, bila aku menuliskannya disini, itu berarti sudah tak ada lagi hati yang mampu menampung luapan emosiku. Aku tertahan, pada halaman inilah akan kucurahkan. Betapa aku merasakan adanya perbedaan yang perlahan demi perlahan mulai timbul. Tak masalah bagiku bila bukan hanya aku yang mengetahui beberapa tentangmu. Tapi bila hanya aku yang tak mengetahuinya, betapa sedihnya menjadi diriku. Sudah berapa harikah yang kita lalui bersama kawan ? ingatkah dirimu  akan hal itu ?

Aku menganggapmu sebagai seorang Sahabat, karena dulu kita selalu berbagi cerita. Meskipun aku tak tau apakah kau juga menganggapku sebagai seorang sahabat? Aku tau mungkin kau merasa aneh dengan sikapku sekarang. JUJUR, itu semua aku lakukan hanya demi kebaikanmu. Mungkin memang rasanya aneh dan tak enak. tapi itulah caraku. Jikalau kamu menganggapku sebagai seorang sahabat, mungkin kamu mengerti caraku. Tetapi bila kamu tak mengerti caraku, berarti memang benar, bagimu, kita hanya sebatas teman.

Memang benar, Kau tak perlu menjadi seperti yang aku harapkan, tetapi setidaknya, berubahlah demi dirimu sendiri. aku paham dengan usiamu sekarang. Belajarlah mengerti dengan keadaan. Mengerti situasi dan kondisi. Aku ingin kau memahami apa yang ada di depan matamu. Berfikirlah jauh kedepan. Memandanglah sejauh yang kau bisa. Karena disana, mungkin bisa kau temukan masa depan yang cemerlang. Cinta Kasih Seorang Sahabat adalah cinta kasih terbesar ke-3 setelah cinta kasih Tuhan dan Keluarga. Percayalah Selain Keluarga yang bisa Tuhan pakai untuk membantumu, ada sahabat yang menanti.

Melihat latar belakangku dahulu, aku memiliki banyak teman. tapi satu per satu menghilang, pergi mengkhianatiku dan hanya tersisa satu saja. yang sampai pada saat kelulusan SMP adalah hari terakhirku berjumpa dengannya. Aku bersyukur, karena dari sekian banyak teman yang kumiliki sekarang, aku memiliki teman sepertimu yang sampai sekarang tetap aku anggap sahabat, walaupun pernah kau kecewakan aku.

Aku ingat saat  dimana aku menangis, sebenarnya kau tak ingin aku tahu masalahnya agar aku tak menangis. Aku juga ingat saat dimana kau menangis, karena kekecewaanmu pada orang lain. aku sadar, pada saat kau menangis, tak ada yang dapat kulakukan selain menenangkan pikiranmu. Aku ingat ketika kau bilang kau ingin suasana seperti dulu. Suasana Keluarga di Sekolah.

Aku, Hanya ingin kamu menjadi lebih dewasa dalam bersikap, bertingkah laku, dan bertutur kata. Mampu menempatkan etiket baik sesuai situasi dan kondisi. Berubahlah demi kebaikanmu kelak. Percayalah 1  tahun stengah itu tidak akan lama. Belajarlah menjadi dewasa. Aku ingin melihatmu bersikap dewasa, bertingkah laku dewasa sebelum akhirnya kita benar - benar berpisah nanti.

Terima kasih Sahabat. 

Comments

Popular posts from this blog

Life Journey #2 - His Grace and Mercy is Real for Me

Kalau terakhir kali gue cerita bagaimana Tuhan tetap jaga saya di dalam duka saya yang mendalam, kali ini saya ingin kembali menceritakan kebaikan Tuhan melalui hal-hal kecil yang mungkin buat orang-orang hal ini sangat biasa. Tapi bagi saya bisa sampai di tahap dan di saat ini yaa sungguh luar biasa pertolongan Tuhan terlepas dari hal-hal yang masih mendukakan hati dan menjadi pertanyaan besar, Dia tetap baik. Praise the Lord, Tuhan izinkan saya untuk lulus di tahun 2019 saya berhasil melewati sidang tugas akhir saya yang perjalanannya pun sangat tidak enak. ya tapi di nikmati aja. Bayangin yaa kalau bukan karena Dia yang mampukan beneran deh gak mampu. Ohiya, Sekarang aktivitas sedang ngikutin Pendidikan Profesi Guru dan sedan berkutat dengan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) yaaa bisa dibilang skripsi lagi tapi tanpa sidang wkwkwk. Yaa begitulah agak ribet program baru di fakultas pendidikan di UPH hehe. Gue pribadi entah kenapa masih merasa kayak anak-anak wkwk ...